bams sank pengelana

Selamat datang di Bams MAnajemen 09.

bams manajemen loo

BAms Sank Pengelana

BLOG BAMS

BAms Sank Pengelana

Pelantikan Koms

BAms Sank Pengelana

BLOG BAMS

BAms Sank Pengelana

Teater nusantara el hatta

BAms Sank Pengelana

MAPABA

BAms Sank Pengelana.

Minggu, 04 Maret 2012

SEJARAH PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN INDONESIA

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Tanggal 14 agustus 1950 adalah kembalinya republlik indonesia sebagai negara kesatuan setelah republik indonesia mendapay pengakuan kemerdekaan, pada tanggal 27 desember 1949 dari pemerintah belanda sebagai hasil komferensi meja bundar (kmb) yang diadakan di negeri belanda (den haag) pada tanggal 23 agustus 1949. Sejak republki indonesia kembali sebagai negara kesatuan untuk memperbaiki keadaan perekonomian indonesia dalm negeri, berbagai sistem, cara dan kebijaksanaan telah ditempuh, hal ini ditunjang pula dengan adanya kenaikan ekspor indonesia akibat “korea boom” perang korea mengkibatkan kenaikan pada komoditi eksppor indonesia.

Setiap negara yang berdaulat dalam upayanya untuk mensejahterakan rakyatnya harus mempunyai suatu identitas kebangsaan. Upaya peningkatan kesejahteraan umumnya dilakukan melalui upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi sedangkan upaya untuk menjamin terpeliharanya identitas bangsa umumnya dilakukan melalui proses pembangnan. Dalam hubungan ini, pertumbuhan ekonomi merupakan upaya peningkatan kegiatan ekonomi dalam suatu sistem ekonomi tertentu, sedangkan pembangunan merupakan upaya pengembangan sistem ekonomi itu sendiri. Tanpa adanya kesepakatan tentang sistem ekonomi yang dianut maka akan lebih terbuka kemungkinan terjadinya perselisihan pendapat mengenai kebijakan ekonomi yang patut ditempuh dalam mengatasi berbagai permasalahan ekonomi mendasar yang dihadapi suatu bangsa.

2. Rumusan Masalah

a. Bagaimana sejarah perkembangan perekonomian indonesia?

b. Bagaimana sistem perekonomian d indonesia?

c. Bagaimana perekonomian indonesia saat ini?

3. Tujuan

a. Mengetahui Bagaimana sejarah perkembangan perekonomian indonesia

b. Mengetahui sistem perekonomian di indonesia

c. Mengetahui perekonomian indonesia saat ini

BAB II

PEMBAHASAN

A. SEJARAH PEREKONOMIAN INDONESIA

Tanggal 14 agustus 1950 adalah kembalinya republlik indonesia sebagai negara kesatuan setelah republik indonesia mendapay pengakuan kemerdekaan, pada tanggal 27 desember 1949 dari pemerintah belanda sebagai hasil komferensi meja bundar (kmb) yang diadakan di negeri belanda (den haag) pada tanggal 23 agustus 1949.

Sejak republki indonesia kembali sebagai negara kesatuan untuk memperbaiki keadaan perekonomian indonesia dalm negeri, berbagai sistem, cara dan kebijaksanaan telah ditempuh, hal ini ditunjang pula dengan adanya kenaikan ekspor indonesia akibat “korea boom” perang korea mengkibatkan kenaikan pada komoditi eksppor indonesia.

Namun segala usaha pemerintah saat itu utuk dapat memperbaiki kehidupan ekonomi dalam negeri dengan berbagai sistem, cara dan kebijaksanaa tidaklah memperoleh hasil sebagaimana diharapkan. Ketidak berhasilan pemerintah saat itu kiranya dapat diutarakan antara lain sebagai berikut :

Sejak indonesia memproklamirkan kemerdekaan di tahun 1945, secara resmi ia sudah memiliki perencanaan pembangunan dalam setiap periode pemerintahan yang dimulai sejak dibentuknya komite pembangunan strategis pada tahun 1947. Namun karena komite tersebut dibentuk pada saat revolusi melawan penjajahan belanda, sehingga tidak memungkinkan pada saat itu untuk melaksanakan perencanaan ekonomi, progam pemerintah pada saat itu diarahkan pada diplomasi politik dan perang melawan belanda yang berupanya merebut kembali indonesia bekas jajahannya. Kemudisn setelah republik indonesia kembali sebagai Negara kesatuan (14 agustus 1950), pemerintah pada saat itu menyunsun suatu program yang disebut “program banteng”

Masa Pasca Kemerdekaan (1945-1950)

Keadaan ekonomi keuangan pada masa awal kemerdekaan amat buruk, antara lain disebabkan oleh :

Inflasi yang sangat tinggi, disebabkan karena beredarnya lebih dari satu mata uang secara tidak terkendali. Pada waktu itu, untuk sementara waktu pemerintah RI menyatakan tiga mata uang yang berlaku di wilayah RI, yaitu mata uang De Javasche Bank, mata uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang pendudukan Jepang. Kemudian pada tanggal 6 Maret 1946, Panglima AFNEI (Allied Forces for Netherlands East Indies/pasukan sekutu) mengumumkan berlakunya uang NICA di daerah-daerah yang dikuasai sekutu. Pada bulan Oktober 1946, pemerintah RI juga mengeluarkan uang kertas baru, yaitu ORI (Oeang Republik Indonesia) sebagai pengganti uang Jepang. Berdasarkan teori moneter, banyaknya jumlah uang yang beredar mempengaruhi kenaikan tingkat harga.

Adanya blokade ekonomi oleh Belanda sejak bulan November 1945 untuk menutup pintu perdagangan luar negri RI. Kas negara kosong.

Eksploitasi besar-besaran di masa penjajahan.

Masa Demokrasi Liberal (1950-1957)

Masa ini disebut masa liberal, karena dalam politik maupun sistem ekonominya menggunakan prinsip-prinsip liberal. Perekonomian diserahkan pada pasar sesuai teori-teori mazhab klasik yang menyatakan laissez faire laissez passer. Padahal pengusaha pribumi masih lemah dan belum bisa bersaing dengan pengusaha nonpribumi, terutama pengusaha Cina. Pada akhirnya sistem ini hanya memperburuk kondisi perekonomian Indonesia yang baru merdeka. Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi masalah ekonomi, antara lain;

a. Gunting Syarifuddin, yaitu pemotongan nilai uang (sanering) 20 Maret 1950, untuk mengurangi jumlah uang yang beredar agar tingkat harga turun.

b. Program Benteng (Kabinet Natsir), yaitu upaya menunbuhkan wiraswastawan pribumi dan mendorong importir nasional agar bisa bersaing dengan perusahaan impor asing dengan membatasi impor barang tertentu dan memberikan lisensi impornya hanya pada importir pribumi serta memberikan kredit pada perusahaan-perusahaan pribumi agar nantinya dapat berpartisipasi dalam perkembangan ekonomi nasional. Namun usaha ini gagal, karena sifat pengusaha pribumi yang cenderung konsumtif dan tak bisa bersaing dengan pengusaha non-pribumi.

c. Nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia pada 15 Desember 1951 lewat UU no.24 th 1951 dengan fungsi sebagai bank sentral dan bank sirkulasi.

d. Sistem ekonomi Ali-Baba (kabinet Ali Sastroamijoyo I) yang diprakarsai Mr Iskak Cokrohadisuryo, yaitu penggalangan kerjasama antara pengusaha cina dan pengusaha pribumi. Pengusaha non-pribumi diwajibkan memberikan latihan-latihan pada pengusaha pribumi, dan pemerintah menyediakan kredit dan lisensi bagi usaha-usaha swasta nasional. Program ini tidak berjalan dengan baik, karena pengusaha pribumi kurang berpengalaman, sehingga hanya dijadikan alat untuk mendapatkan bantuan kredit dari pemerintah.

e. Pembatalan sepihak atas hasil-hasil KMB, termasuk pembubaran Uni Indonesia-Belanda. Akibatnya banyak pengusaha Belanda yang menjual perusahaannya sedangkan pengusaha-pengusaha pribumi belum bisa mengambil alih perusahaan-perusahaan tersebut.

Masa Demokrasi Terpimpin (1959-1967)

Sebagai akibat dari dekrit presiden 5 Juli 1959, maka Indonesia menjalankan sistem demokrasi terpimpin dan struktur ekonomi Indonesia menjurus pada sistem etatisme (segala-galanya diatur oleh pemerintah). Dengan sistem ini, diharapkan akan membawa pada kemakmuran bersama dan persamaan dalam sosial, politik,dan ekonomi (Mazhab Sosialisme). Akan tetapi, kebijakan-kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah di masa ini belum mampu memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia, antara lain : a) Devaluasi yang diumumkan pada 25 Agustus 1959 menurunkan nilai uang sebagai berikut :Uang kertas pecahan Rp 500 menjadi Rp 50, uang kertas pecahan Rp 1000 menjadi Rp 100, dan semua simpanan di bank yang melebihi 25.000 dibekukan. b) Pembentukan Deklarasi Ekonomi (Dekon) untuk mencapai tahap ekonomi sosialis Indonesia dengan cara terpimpin. Dalam pelaksanaannya justru mengakibatkan stagnasi bagi perekonomian Indonesia. Bahkan pada 1961-1962 harga barang-baranga naik 400%. c) Devaluasi yang dilakukan pada 13 Desember 1965 menjadikan uang senilai Rp 1000 menjadi Rp 1. Sehingga uang rupiah baru mestinya dihargai 1000 kali lipat uang rupiah lama, tapi di masyarakat uang rupiah baru hanya dihargai 10 kali lipat lebih tinggi. Maka tindakan pemerintah untuk menekan angka inflasi ini malah meningkatkan angka inflasi. Kegagalan-kegagalan dalam berbagai tindakan moneter itu diperparah karena pemerintah tidak menghemat pengeluaran-pengeluarannya. Pada masa ini banyak proyek-proyek mercusuar yang dilaksanakan pemerintah, dan juga sebagai akibat politik konfrontasi dengan Malaysia dan negara-negara Barat. Sekali lagi, ini juga salahsatu konsekuensi dari pilihan menggunakan sistem demokrasi terpimpin yang bisa diartikan bahwa Indonesia berkiblat ke Timur (sosialis) baik dalam politik, eonomi, maupun bidang-bidang lain.

ORDE BARU

Pada awal orde baru, stabilisasi ekonomi dan stabilisasi politik menjadi prioritas utama. Program pemerintah berorientasi pada usaha pengendalian inflasi, penyelamatan keuangan negara dan pengamanan kebutuhan pokok rakyat. Pengendalian inflasi mutlak dibutuhkan, karena pada awal 1966 tingkat inflasi kurang lebih 650 % per tahun. Setelah melihat pengalaman masa lalu, dimana dalam sistem ekonomi liberal ternyata pengusaha pribumi kalah bersaing dengan pengusaha nonpribumi dan sistem etatisme tidak memperbaiki keadaan, maka dipilihlah sistem ekonomi campuran dalam kerangka sistem ekonomi demokrasi pancasila. Ini merupakan praktek dari salahsatu teori Keynes tentang campur tangan pemerintah dalam perekonomian secara terbatas. Jadi, dalam kondisi-kondisi dan masalah-masalah tertentu, pasar tidak dibiarkan menentukan sendiri. Misalnya dalam penentuan UMR dan perluasan kesempatan kerja. Ini adalah awal era Keynes di Indonesia. Kebijakan-kebijakan pemerintah mulai berkiblat pada teori-teori Keynesian.

Kebijakan ekonominya diarahkan pada pembangunan di segala bidang, tercermin dalam 8 jalur pemerataan : kebutuhan pokok, pendidikan dan kesehatan, pembagian pendapatan, kesempatan kerja, kesempatan berusaha, partisipasi wanita dan generasi muda, penyebaran pembangunan, dan peradilan. Semua itu dilakukan dengan pelaksanaan pola umum pembangunan jangka panjang (25-30 tahun) secara periodik lima tahunan yang disebut Pelita (Pembangunan lima tahun).Hasilnya, pada tahun 1984 Indonesia berhasil swasembada beras, penurunan angka kemiskinan, perbaikan indikator kesejahteraan rakyat seperti angka partisipasi pendidikan dan penurunan angka kematian bayi, dan industrialisasi yang meningkat pesat. Pemerintah juga berhasil menggalakkan preventive checks untuk menekan jumlah kelahiran lewat KB dan pengaturan usia minimum orang yang akan menikah.

Namun dampak negatifnya adalah kerusakan serta pencemaran lingkungan hidup dan sumber-sumber daya alam, perbedaan ekonomi antar daerah, antar golongan pekerjaan dan antar kelompok dalam masyarakat terasa semakin tajam, serta penumpukan utang luar negeri. Disamping itu, pembangunan menimbulkan konglomerasi dan bisnis yang sarat korupsi, kolusi dan nepotisme. Pembangunan hanya mengutamakan pertumbuhan ekonomi tanpa diimbangi kehidupan politik, ekonomi, dan sosial yang adil. Sehingga meskipun berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tapi secara fundamental pembangunan nasional sangat rapuh. Akibatnya, ketika terjadi krisis yang merupakan imbas dari ekonomi global, Indonesia merasakan dampak yang paling buruk. Harga-harga meningkat secara drastis, nilai tukar rupiah melemah dengan cepat, dan menimbulkan berbagai kekacauan di segala bidang, terutama ekonomi.

1. Rencana lima tahun pertama

a. Disusun oleh perancang negara yang kemudian merupakan rencana ekonomi pemerintah saat itu.

b. Pada saat itu situasi makin tidak menentu sebagai akibat perasaan anti belanda yang kian meningkat dalam dalam persoalan irian barat yang berkelanjutan dengan pengambil alihan perusahaan-perusahaan belanda.

2. REPELITA

a. REPELITA di susun oleh bapenas dengan mengikut sertakan seluruh lapisan masyarakat melalui diskusi-diskusi.

b. REPELITA yang merupakan suatu rencana indikatif yang meliputi jangka waktu lima tahun, diterjermahkan secara lebih lengkap dan terperinci dalam rencana tahunan.

c. Rencana tahunan tersebut dirumuskan secara terperinci sampai tingkat proyek-proyek berdasarkan prioritas sektoral, dengan sasaran biaya yang jelas yang tercermin dalam APBN.

d. REPELITA adalah penjabaran dari GHBN yang ditetapkan sendiri oleh rakyat melalui DPR.

ORDE REFORMASI

Pemerintahan presiden BJ.Habibie yang mengawali masa reformasi belum melakukan manuver-manuver yang cukup tajam dalam bidang ekonomi. Kebijakan-kebijakannya diutamakan untuk mengendalikan stabilitas politik. Pada masa kepemimpinan presiden Abdurrahman Wahid pun, belum ada tindakan yang cukup berarti untuk menyelamatkan negara dari keterpurukan. Padahal, ada berbagai persoalan ekonomi yang diwariskan orde baru harus dihadapi, antara lain masalah KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme), pemulihan ekonomi, kinerja BUMN, pengendalian inflasi, dan mempertahankan kurs rupiah. Malah presiden terlibat skandal Bruneigate yang menjatuhkan kredibilitasnya di mata masyarakat. Akibatnya, kedudukannya digantikan oleh presiden Megawati.

Masa kepemimpinan Megawati Soekarnoputri

Masalah-masalah yang mendesak untuk dipecahkan adalah pemulihan ekonomi dan penegakan hukum. Kebijakan-kebijakan yang ditempuh untuk mengatasi persoalan-persoalan ekonomi antara lain :

a. Meminta penundaan pembayaran utang sebesar US$ 5,8 milyar pada pertemuan Paris Club ke-3 dan mengalokasikan pembayaran utang luar negeri sebesar Rp 116.3 triliun.

b. Kebijakan privatisasi BUMN. Privatisasi adalah menjual perusahaan negara di dalam periode krisis dengan tujuan melindungi perusahaan negara dari intervensi kekuatan-kekuatan politik dan mengurangi beban negara. Hasil penjualan itu berhasil menaikkan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,1 %. Namun kebijakan ini memicu banyak kontroversi, karena BUMN yang diprivatisasi dijual ke perusahaan asing. Di masa ini juga direalisasikan berdirinya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), tetapi belum ada gebrakan konkrit dalam pemberantasan korupsi. Padahal keberadaan korupsi membuat banyak investor berpikir dua kali untuk menanamkan modal di Indonesia, dan mengganggu jalannya pembangunan nasional.

B. SISTEM EKONOMI INDONESIA

Sesuai dengan isi pembukaan UUD 1945, antara lain menyatakan bahwa, salah satu tujuan negara indonesia adalah untuk memajukan kesejahteraan umum. Hal ini tidak terlepas dari pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam “pembukaan” UUD 1945. Yaitu “negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat”.

a. Peran Sistem Ekonomi dan Evolusinya dalam Pembangunan Nasional

Setiap negara yang berdaulat dalam upayanya untuk mensejahterakan rakyatnya harus mempunyai suatu identitas kebangsaan. Upaya peningkatan kesejahteraan umumnya dilakukan melalui upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi sedangkan upaya untuk menjamin terpeliharanya identitas bangsa umumnya dilakukan melalui proses pembangnan. Dalam hubungan ini, pertumbuhan ekonomi merupakan upaya peningkatan kegiatan ekonomi dalam suatu sistem ekonomi tertentu, sedangkan pembangunan merupakan upaya pengembangan sistem ekonomi itu sendiri. Tanpa adanya kesepakatan tentang sistem ekonomi yang dianut maka akan lebih terbuka kemungkinan terjadinya perselisihan pendapat mengenai kebijakan ekonomi yang patut ditempuh dalam mengatasi berbagai permasalahan ekonomi mendasar yang dihadapi suatu bangsa. Walaupun dalam proses pembentukan public policy selalu terdapat suatu public debate, namun jika telah ada kesepakatan tentang suatu sistem ekonomi maka akan diredam terjadinya perselisihan pendapat dari suatu ekstrim ke ekstrim lain yang selain dapat memperlamban proses pengambilan keputusan juga akan menciptakan iklim ketidakpastian bagi dunia usaha dan akhirnya menganggu stabilitas ekonomi dan politik.

Dalam pada itu, pengembangan sistem ekonomi suatu negara, sebagai bagian dari pengembangan identitas kebangsaannya, tidak terlepas dari upaya untuk mengembangkan berbagai sistem di bidang non-ekonomi, seperti sistem politiknya, sistem hukumnya, dan sistem sosial budayanya. Walaupun akan berkembang dengan laju yang tidak sama, pengembangan setiap sistem ini umumnya akan berjalan dalam satu arah, di mana sistem yang satu akan mempengaruhi sistem lainnya. Umumnya, semakin maju perekonomian suatu negara maka akan berevolusi sistem ekonominya dari etatisme menuju ke lberalisme dan bersamaan dengan ini sistem politiknya akan cenderung bergerak dari sistem yang otoriter menjadi yang lebih demokratis.

Suatu ilustrasi lain tentang harus terkaitnya pembangunan ekonomi dan pembangunan di bidang politik dan lain-lain bidang non-ekonomi dapat dikutip teori Rostow dalam bukunya “Stages of Economic Growth” (Rostow, 1966). Rostow menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi suatu negara akan terhambat apabila pertumbuhan itu tidak ditopang oleh nilai-nilai sosial-budaya yang rasional.

b. Konsep Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi merupakan keseluruham dari berbagai institusi ekonomi yang berlaku di suatu perekonomian untuk mengatur bagaimana sumber daya ekonomi yang terdapat di perekonomian tersebut didayagunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Berbagai institusi ekonomi ini mengatur bagaimana dibuatnya keputusan yang menyangkut hal-ihwal ekonomi dan bagaimana sumber daya ekonomi dikelola agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Berbagai institusi ekonomi ini dapat berupa peraturan perundang-undangan ataupun kebiasaan yang berlaku di masyarakat tersebut dalam penggunaan sumber daya ekonominya untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya.

Sebagai hasil kemufakatan suatu masyarakat/negara, maka kerangka institusi ekonomi yang berlaku biasanya tidak bersifat statis. Kemufakatan yang tercapai suatu saat biasanya didasarkan atas perkembangan aspirasi dan nilai-nilai yang berkembang di masyarakat pada saat itu. Karena isu-isu dan masalah yang dihadapi terus berkembang maka nilai dan aspirasi dari masyarakat itu akan cenderung ikut berubah.

Suatu hal yang juga perlu dicatat adalah walaupun dapat terbentuk berbagai sistem ekonomi yang berbeda, setiap dan semua sistem ekonomi tersebut tidak dapat menghindarkan diri dari berbagai kaidah yang berlaku di ilmu ekonomi. Satu kaidah ekonomi mikro adalah hukum permintaan dan penawaran, dalam mana harga suatu barang atau jasa tidak dapat tetap rendah jikalau permintaan meningkat sedangkan penwarannya tidak ikut meningkat. Dalam sistem ekonomi yang diatur pemerintah, harga ini dapat tetap rendah tetapi harus disertai dengan adanya subsidi. Suatu kaidah ekonomi pada tataran makro adalah bahwa kebijakan fiskal pemerintah jikalau tidak dapat berimbang harus ditutupi oleh pinjaman luar negeri kecuali ditingkatkan pajak atau/dan ditingkatkan jumlah uang beredar dari segi kebijakan moneter. Kedua contoh berlakunya hukum ekonomi ini dan implikasinya (dalam contoh: perlunya subsidi dan perlunya pinjaman luar negeri atau/dan inflasi yang lebih tinggi) menunjukkan bahwa masalah pembangunan ekonomi yang semakin banyak dapat terselesaiakan pada tataran sistem ekonomi, melalui berlakunya berbagai kaidah ekonomi, akan semakin mengurangi permasalahan yang harus diselesaikan pada tataran sistem politik.

c. Sistem Ekonomi Indonesia

Sistem ekonomi Indonesia, walaupun dengan perumusan yang agak beragam, telah dimuat di berbagai ketetapan perundang-undangan. Dalam Undang Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 33, sistem ekonomi dirumuskan sebagai berikut: “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan” (ayat 1); “Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara “(ayat 2); “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat” (ayat 3). Ketiga ayat ini dimuat baik di UUD45 sebelum di amandemen maupun di UUD45 setelah diamandemen. Dari ketiga ayat ini sebenarnya telah tersirat jenis sistem ekonomi yang dianut Indonesia. Namun pada UUD 1945, setelah diamandemen, ditambah ayat (4) yang secara eksplisit merumuskan sistem ekonomi Indonesia, yaitu “Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional”.

Suatu perumusan lain mengatakan bahwa : “ Dalam Demokrasi Ekonomi yang berdasarkan Pancasila harus dihindarkan hal-hal sebagai berikut:

1. Sistem free fight liberalism yang menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain yang dalam sejarahnya di Indonesia telah menimbulkan dan mempertahankan kelemahan structural ekonomi nasional dan posisi Indonesia dalam perekonomian dunia.

2. Sistem etatisme dalam arti bahwa negara berserta aparatus ekonomi negara bersifat dominan, mendesak dan mematikan potensi serta daya kreasi unit-unit ekonomi diluar sektor negara.

3. Persaingan tidak sehat serta pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam berbagai bentuk monopoli dan monopsoni yang merugikan masyarakat dan cita-cita keadilan sosial.” (GBHN 1993).

Selain di UUD 1945 dan GBHN 1993 itu, berbagai gagasan sistem ekonomi Indonesia telah diutarakan oleh berbagai pakar ekonomi Indonesia. Misalnya pakar ekonomi senior Indonesia mengatakan bahwa sistem ekonomi Indonesia “….pada dasarnya merupaka ekonomi yang dijalankan oleh dunua usaha swasta walaupun perlu diatur oleh negara...” (Widjojo Nitisastro. “The Socio-Economic Basis of the Indonesian State”, 1959). Seorang pakar senior lain mengatakan bahwa “…lima ciri pokok dari sistem ekonomi Pancasia adalah pengembangan koperasi..penggunaan insentif sosial dan moral…komitmen pada upaya pemerataan…kebijakan ekonomi nasionalis…dan keseimbangan antara perencanaan terpusat dan pelaksanaan secara terdesentralisasi…” (Mubyarto, 1981).

d. Perkembangan Pemikiran Sistem Perekonomian Indonesia

Sebenarnya Negara Indonesia merupakan Negara yang sistem ekonominya tidak jelas, banyak orang mengatakan bahwa bangsa Indonesia selama ini menganut sistem demokrasi terpimpin atau sistem demokrasi pancasila tetapi tidak sedikit juga orang yang mengatakan sistem ekonomi bangsa Indonesia adalah sistem ekonomi kapitalisme bahkan saat indonesia ada dalam orde baru yang di pimpin oleh rezim soeharto itu sedikit memperlihatkan bangsa indonesia yang sempat menganut sistem ekonomi komunisme yang sebenarnya sistem ekonomi ini sangat ditentang oleh rakyat pada masa itu.

Indonesia dikatakan menganut sistem ekonomi tradisional atu demokrasi terpimpin atau sistem ekonomi pancasila itu memang benar. Banyak bukti yang mendukung perkataan atau statement tersebut. Setelah bangsa kita merdeka atau paska kemerdekaan bangsa kita dari tangan penjajah, perekonomian Indonesia itu berdasarkan “asas kekeluargaan”. Asas kekeluargaan ini digagas oleh ide-ide bapak Hatta yang menurut beliau sistem inilah yang sangat cocok dengan keadaan bangsa Indonesia saat itu. Dengan ide inilah beliau membentuk badan perekonomian bangsa yang biasa kita kenal dengan “koperasi”. Asas kekeluargaan juga berdasarkan UUD 1945 tepatnya pada pembukaan dan dua pasal pokoknya. Asas kekeluargaan ini secara ekstrisik dijelaskan pada pasal 33 ayat 1 dan secara instrisik dijelaskan pada pembukaan UUD 1945.

Dalam pasal 33 ayat 1 yang berbunyi, “ Perekonomian disusun atas usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”, di sini secara jelas nampak bahwa Indonesia menjadikan asas kekeluargaan sebagai fondasi dasar perekonomiannya. Dalam cuplikan pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 yang berbunyi kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Di sini juga sangat jelas penggambaran tentang asas kekeluargaan pada kata “keadilan sosial” yang maksudnya bahwa Indonesia ingin memeratakan perekonomian ke segala penjuru dan pelosok Indonesia. Dengan melihat pasal dan pembukaan UUD 1945 di atas asas kekeluargaan dapat digambarkan dengan kebersamaan, gotong royong, keadilan, persamaan hak dan kewajiban. Sehingga dengan melihat kandungan-kandungan di atas tersebut dapat menghubungkan sistem ekonomi kita ke arah sistem ekonomi demokrasi terpimpin atau sisem ekonomi pancasila. Hal ini tergambarkan dalam TAP No. XIII/MPRS/1966, “Langkah-langkah pertama ke arah perbaikan ekonomi rakyat ialah penilaian kembali daripada semua landasan-landasan kebijakan ekonomi, keuangan, dan pembangunan, dengan maksud memperoleh keseimbangan yang tepat antara upaya yang diusahakan dan tujuan yang hendak dicapai, yakni masyarakat sosialis Indonesia berdasarkan Pancasila.”

Sistem ekonomi Kapitalisme berarti bahwa mengutamakan kebebasan individu dalam mengatur perekonomian, kebebasan kepemilikan hak, kebebasan mengembangkan diri, kebebasan dalam mendirikan perusahaan. semua ini ada dalam sistem perekonomian kita saat ini. Di Indonesia itu sudah sangat biasa mendengar “kebebasan bertindak”. Semua warga Negara bebas untuk memilih macam apa pekerjaan yang akan ditekuni, Negara tidak mengatur dalam hal ini, Negara hanya bisa megawasi. Kemudian semua orang indonesia bebas mendirikan perusahaan yang mereka inginkan.negara memberi kebebasan seluas- luasnya kepada warga negaranya. Hak kepimilikan juga suatu yang sangat lazim terdengar. Tidak ada beritanya bahwa Indonesia merupakan negagra yang melarang warganya untuk memiliki sebuah perusahaan atau lembaga ataupun barang-barang lainnya. Hal in juga dipertegas dalam pasal 27 ayat dua yang berbunyi, “Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.”

Untuk sekarang Indonesia juga sedang mengembangkan sistem ekonomi syariah. Ditengah kegamangan perekonomian nasional pasca krisis tahun 1998, realita yang berkebalikan terjadi pada sistem ekonomi syari’ah. Sistem ekonomi syari’ah telah terbukti ampuh dan lebih resisten di masa krisis. Perwujudan dari sistem ini adalah sejak tahun 1975 didirikanlah Internasional Development Bank ( IDB ) di Jeddah. Fenomena suksesnya Bank Muamalat melewati krisis tanpa sedikit pun Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) menginspirasi perbankan Indonesia. Kini dunia perbankan berlomba membuka layanan syari’ah. Data Bank Indonesia tahun 2006 menunjukkan bahwa telah berdiri 561 Bank Syari’ah. Selain itu juga telah berdiri 25 Asuransi Syari’ah, Pasar Modal syari’ah, Pegadaian Syari’ah dan lebih 3200 BMT (Koperasi Syariah), dan Ahad – Net Internasional, serta maraknya kajian ekonomi syari’ah di berbagai universitas. Atas bukti diataslah Indonesia dapat digolongkan ke dalam Negara yang sedang menganut sistem ekonomi syariah.

Dalam berbagai model makro untuk merumuskan tujuan perjalanan suatu perekonomian pada dasarnya ditujukan pada upaya mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pencapaian kesempatan kerja penuh (full employment) dan inflasi yang terkendali. Tiga tujuan kebijakan makro ini pernah menjadi Trilogi Pembangunan pada saat Repelita I (1969-1974) dengan rumusan pertumbuhan, kesempatan kerja dan stabilitas. Kemudian formulasi berikutnya sudah lebih jelas sebagai rumusan politik perekonomian dengan tekanan pada pertumbuhan, stabilitas dan pemerataan. Jika dalam realitas kehidupan perekonomian ada dinamika dari waktu kewaktu. Dalam model pertumbuhan kita mengenal jalur pertumbuhan optimal yang mengantar pada masa keemasan atau “golden age”9 Di dalam pencarian tingkat pertumbuhan optimal sendiri sering kita berhadapan dengan persoalan jalur cepat yang menjadikan ekonomi over heated dan mungkin juga pengharapan yang berlebihan.

Jika dilihat sejarah perekonomian kita sejak kemerdekaan terlihat adanya pola siklus tujuh tahunan yang menurut berbagai ahli seperti Emil Salim, Franseda, dan Mubyarto sendiri yang mengutip pendapat keduanya dapat dijadikan dasar periodisasi perkembangan perekonomian Indonesia. Sampai dengan akhir 1990an telah dapat dikenali 8 periode perkembangan perekonomian Indonesia yang mencerminkan gerakan pendulum mencari bentuk kearah bentuk perekonomian yang ideal. Periodisasi tersebut sekaligus menujukan bahwa sejak awal 1990an kita sudah mulai sadar akan bahaya konsentrasi dan konglomerasi. Dan datangnya krisis pada akhir 1997 memperkuat kesadaran baru untuk membangun ekonomi rakyat. Sehingga periode ini (1994-2001) oleh Mubyarto dinamakan masa Menuju Ekonomi Kerakyatan dan memang benar akhirnya lahir Ketetapan Mejelis Permusyawaratan Rakyat yang mengatur dan memberi pengertian mengenai Sistem Ekonomi Kerakyatan.

Tabel 8 :

Periodisasi Ekonomi, Laju Pertumbuhan dan Krisis Ekonomi No Tahun Periode Pembangunan Pertumbuhan Ekonomi

Inflasi

I 1945-1952 Ekonomi Perang

II 1952-1959 Awal Penyusunan Ekonomi Nasional

III 1959-1966 Ekonomi Komando (Ekonomi Terpimpin)

IV 1966-1973 Awal Demokrasi Ekonomi

V 1973-1980 Ekonomi Bonanza Minyak

VI 1980-1987 Ekonomi Keprihatinan

VII 1987-1994 Ekonomi Konglomerasi

VIII 1994-2001 Menuju Ekonomi Kerakyatan

IX 2001-2008 Mencari Format Baru

Sumber : Dikutip dari Mubyarto, Membangun Sistem Ekonomi, BPFE, Yogyakarta, 2000 hal 222

Namun tetap saja rumusan sistem itu sendiri sebagai keputusan politik tidak dapat bebas dari dinamika politik.

Pada tabel 8 periode ke IX yang meliputi masa dari 2001-2009 yang menggambarkan transisi pemerintah sebanyak dua kali dengan tiga masa kepemimpinan yang berbeda.

Periode siklus 7 tahun ke 9 ini lebih tepat diberinama mencari format baru ekonomi Indonesia. Ada beberapa alasan mengapa masa ini kita sebut mencari format baru antara lain sebagai berikut :

a. Menurut Mubyarto yang mengutip Pidato Presiden Megawati Sukarnoputri pada tanggal 16 Agustus 2001 konsep ekonomi berakyatan dan ekonomi rakyat belum jelas pengertian, lingkup dan isinya, sehingga dapat menimbulkan kebingungan.

b. Dimulainya pemisahan hubungan antara pemerintah dengan Bank Indonesia dalam penetapan kebijakan moneter dan perbankan, secara khusus sering disebut masa dimulainya independesi Bank Indonesia.

c. Pada masa ini telah terjadi perubahan Undang-Undang Dasar 1945 yang berkaitan dengan rumusan pasal 33 yang berbeda atau beberapa rumusan penjelasan pasal 33 di hilangkan dan tidak dimasukan ke dalam ayat di dalam pasal 33, terutama yang menyangkut rumusan koperasi.

d. Selama pemerintahan Megawati Soekarnoputri 2001-2004 di bawah duet Menko Perekonomian dan Menko Kesra telah ditempuh “dual track strategy” dalam kebijakan ekonomi yaitu pertumbuhan ekonomi dan perluasan lapangan kerja untuk penanggulangan kemiskinan.

e. Dalam visi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden M. Yusuf Kalla dipertajam lagi secara jelas akan ditempuh kebijakan “triple track strategy” dengan sasaran pertumbuhan ekonomi tinggi disertai dengan pengurangan pengganguran dan jumlah penduduk miskin

C. PEREKONOMIAN INDONESIA SAAT INI

Kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyon

Kebijakan kontroversial pertama presiden Yudhoyono adalah mengurangi subsidi BBM, atau dengan kata lain menaikkan harga BBM. Kebijakan ini dilatar belakangi oleh naiknya harga minyak dunia. Anggaran subsidi BBM dialihkan ke subsidi sektor pendidikan dan kesehatan, serta bidang-bidang yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kebijakan kontroversial pertama itu menimbulkan kebijakan kontroversial kedua, yakni Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat miskin. Kebanyakan BLT tidak sampai ke tangan yang berhak, dan pembagiannya menimbulkan berbagai masalah sosial.

Kebijakan yang ditempuh untuk meningkatkan pendapatan perkapita adalah mengandalkan pembangunan infrastruktur massal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta mengundang investor asing dengan janji memperbaiki iklim investasi. Salah satunya adalah diadakannya Indonesian Infrastructure Summit pada bulan November 2006 lalu, yang mempertemukan para investor dengan kepala-kepala daerah.

Menurut Keynes, investasi merupakan faktor utama untuk menentukan kesempatan kerja. Mungkin ini mendasari kebijakan pemerintah yang selalu ditujukan untuk memberi kemudahan bagi investor, terutama investor asing, yang salahsatunya adalah revisi undang-undang ketenagakerjaan. Jika semakin banyak investasi asing di Indonesia, diharapkan jumlah kesempatan kerja juga akan bertambah Pada pertengahan bulan Oktober 2006 , Indonesia melunasi seluruh sisa utang pada IMF sebesar 3,2 miliar dolar AS. Dengan ini, maka diharapkan Indonesia tak lagi mengikuti agenda-agenda IMF dalam menentukan kebijakan dalam negri. Namun wacana untuk berhutang lagi pada luar negri kembali mencuat, setelah keluarnya laporan bahwa kesenjangan ekonomi antara penduduk kaya dan miskin menajam, dan jumlah penduduk miskin meningkat dari 35,10 jiwa di bulan Februari 2005 menjadi 39,05 juta jiwa pada bulan Maret 2006. Hal ini disebabkan karena beberapa hal, antara lain karena pengucuran kredit perbankan ke sector riil masih sangat kurang (perbankan lebih suka menyimpan dana di SBI), sehingga kinerja sector riil kurang dan berimbas pada turunnya investasi. Selain itu, birokrasi pemerintahan terlalu kental, sehingga menyebabkan kecilnya realisasi belanja Negara dan daya serap, karena inefisiensi pengelolaan anggaran.

BAB III

PENUTUP

KESIMPULAN

A. Sejarah perkembangan perekonomian indonesia

Sejak indonesia memproklamirkan kemerdekaan di tahun 1945, secara resmi ia sudah memiliki perencanaan pembangunan dalam setiap periode pemerintahan yang dimulai sejak dibentuknya komite pembangunan strategis pada tahun 1947. Namun karena komite tersebut dibentuk pada saat revolusi melawan penjajahan belanda, sehingga tidak memungkinkan pada saat itu untuk melaksanakan perencanaan ekonomi, progam pemerintah pada saat itu diarahkan pada diplomasi politik dan perang melawan belanda yang berupanya merebut kembali indonesia bekas jajahannya. Kemudisn setelah republik indonesia kembali sebagai Negara kesatuan (14 agustus 1950), pemerintah pada saat itu menyunsun suatu program yang disebut “program banteng”.

B. Sistim ekonomi indonesia

pada UUD 1945, setelah diamandemen, ditambah ayat (4) yang secara eksplisit merumuskan sistem ekonomi Indonesia, yaitu “Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional”.

C. Keadaan perokonomian indonesia.

Kebijakan kontroversial pertama presiden Yudhoyono adalah mengurangi subsidi BBM, atau dengan kata lain menaikkan harga BBM. Kebijakan ini dilatar belakangi oleh naiknya harga minyak dunia. Anggaran subsidi BBM dialihkan ke subsidi sektor pendidikan dan kesehatan, serta bidang-bidang yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan kontroversial pertama itu menimbulkan kebijakan kontroversial kedua, yakni Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat miskin.

DAFTAR PUSTAKA

Djamin, Zulkarnain. 1993. Perekonomian indonesia edisi dua. Jakarta : lembaga penerbitan fe-ui.

Dumairy.1996. Perekonomian indonesia. Jakarta : Erlangga.

Linblad, J. Thomas. 1999. Sejarah ekonomi modern indonesia. Yogyakarta : LP3ES

Arndt, Heinz W (penyunting), 1994: pmbangunan dan pemerataan indonesia dimasa orde baru, LP3ES, Jakarta

Sjarir, 1995. Analisis ekonomi indonesia, gramedia pustaka jakarta.

http://perekonomian%20indo/Sejarah%20Perekonomian%20Indonesia%20%20%20Online%20Buku.htm

H:/P.I/SEJARAH PEREKONOMIAN INDONESIA (Materi Kuliah Sej. Perekonomian Ind. Reg. A) « Syaharuddin.htm

BISNIS INTERNASIONAL

BAB II

BISNIS INTERNASIONAL TERAPAN

2.1 Profil Singkat Perusahaan

Pertama kali di kota Malang pada tahun 2008 yaang terletah di jl ahmad yani, Carrefour Malang menempati tempat belanja yang dulunya bernama Supermarket Alfa. Carrefour merupakan supermarket yang berdiri sendiri tanpa masuk di mall. Supermarket carrefour ini membeli Supermarket alfa sebagai gerainya.

Tak jauh dari Carrefour sekitar 30 meter ke arah utara terdapat toko Plaza Elektronik. Lokasi Carrefour berseberangan dengan kantor Pusat Telkom dan Masjid Sabililah. Carrefour yang berada di jalan utama dari Surabaya ke Malang, pusat kota Malang cukup ditempuh sekitar 15 menit dengan kendaraan bermotor. Akses ke Terminal Arjosari sekitar 20 menit dengan kendaraan bermotor juga. Tempat ini menjadi sangat strategis karena merupakan jalan utama menuju surabaya sehingga carrefour ini selalu ramai dipadati oleh pengunjung.

2.2 Perdagangan dan Investasi

a. Sejarah Carrefour Di Indonesia

Carrefour Indonesia memulai sejarahnya di Indonesia pada bulan Oktober 1998 dengan membuka unit pertama di Cempaka Putih. Pada saat yang sama, Continent, juga sebuah paserba dari Perancis, membuka unit pertamanya di Pasar Festival.

Pada penghujung 1999, Carrefour dan Promodes (Induk perusahaan Continent) sepakat untuk melakukan penggabungan atas semua usahanya di seluruh dunia. Penggabungan ini membentuk suatu grup usaha ritel terbesar kedua di dunia dengan memakai nama Carrefour.

Dengan terbentuknya Carrefour baru ini, maka segala sumber daya yang dimiliki kedua group tadi menjadi difokuskan untuk lebih memenuhi dan memuaskan kebutuhan pelanggan kami. Penggabungan ini memungkinkan kami untuk meningkatkan kinerja paserba - paserba kami, mendapat manfaat dari keahlian karyawan - karyawan kami di Indonesia dan di dunia, dan mengantisipasi terjadinya evolusi ritel dalam skala nasional dan global.

Di bulan Januari 2008 PT.Carrefour Indonesia berhasil menyelesaikan proses akuisisi terhadap PT. Alfa Retailindo Tbk. Saat ini, Carrefour Indonesia memiliki lebih dari 60 (enam puluh) gerai yang tersebar di Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, Yogyakarta, Semarang, Medan, Palembang dan Makasar yang didukung lebih dari 11,000 (sebelas ribu) karyawan profesional yang siap untuk melayani para konsumen.

Konsep paserba merupakan konsep perdagangan eceran yang diciptakan oleh Carrefour yang dirancang untuk memuaskan para konsumen. Di Indonesia, terutama di Jakarta, Carrefour, dengan cepat, menjadi suatu alternatif belanja pilihan bagi seluruh keluarga. Ditambah dengan adanya fasilitas - fasilitas pelengkap seperti snack corner, food court, parkir gratis di paserba - paserba tertentu, bahkan dengan adanya garansi harga dan garansi kualitas, maka paserba Carrefour benar - benar merupakan tempat belanja keluarga. Carrefour adalah pilihan belanja masa kini dan masa depan bagi konsumen di Indonesia dan di dunia.

Kantor Pusat Carrefour Indonesia:

Jl.Lebak Bulus Raya No.8 Jakarta Selatan - 1231

b. Investor

Mayoritas kepemilikan salah satu perusahaan ritel terbesar di Indonesia, PT Carrefour Indonesia kini berada di tangan pengusaha swasta nasional, Chairul Tanjung. Di bawah bendera Trans Corp, kelompok usaha Para Group membeli 40 % saham perusahaan asal Perancis itu. Hal ini merupakan titik balik bagi sejarah bisnis di Indonesia, di mana sebuah perusahaan swasta nasional mengambil alih sebagian kepemilikan dari perusahaan Multi Nasional. PT Carrefour Indonesia adalah salah satu cabang terbesar Carrefour di seluruh dunia yang berpusat di Prancis. Dimana Carrefour merupakan perusahaan 25 besar versi Fortune Global 500.

Sebagai kelompok usaha Para Group dalam bidang media, lifestyle, ritel serta entertainment, Trans Corp. dan Carrefour telah melakukan kerja sama strategis demi mendorong pertumbuhan dan penyediaan akses bagi seluruh konsumen di Indonesia akan produk-produk berkualaitas dengan harga yang terjangkau. Dalam kerja sama strategis ini, Trans Corp telah melakukan pembelian 40 persen saham dari PT Carrefour Indonesia dan menjadi pemegang saham tunggal terbesar. Pemegang saham lainnya yakni Carrefour SA menguasai 39 persen, Carrefour Nederland BV memiliki 9,5 persen dan sisanya 11,5 persen milik Onesia BV.

c. Pajak

Bagi Carrefour, kalau rugi memang tidak perlu membayar pajak, tetapi kalau untung, apalagi untung besar Perusahaan harus bayar pajak. Carrefour di sini, saat karyawan pertama kali mendapat bonus besar, mereka tidak merasa membayar pajak karena sudah dibayarkan perusahaan. Gaji yang diterima itu sudah dibayarkan pajaknya oleh perusahaan. Mereka tidak tahu pajak yang dibayarkan itu bisa satu setengah kali dari gaji yang dibayarkan ke mereka. Karena tidak pernah, saat dapat bonus perusahaan mengatakan semua karyawan harus bayar pajak, semua kaget. Apalagi waktu itu pajak masih 35 persen, belum turun seperti sekarang 30 persen. Semua terpukul. Terpotong besar. Karena selama ini yang bayar pajak adalah perusahaan, kini harus bayar sendiri. Kini mereka merasa biasa membayar pajak itu.

d. Strategi Penetapan Harga

Produk Carrefour menjawab kebutuhan kopnsumen akan produk berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif. Carrefour senantiasa menjaga kualitas "Produk Carrefour" setara dengan produk-produk unggulan lainnya namun dengan harga lebih murah dibanding produk-produk unggulan tersebut, dengan demikian "Produk Carrefour" memiliki konsumen yang paling luas. Rangkaian "Produk Carrefour" Kami meliputi produk kebutuhan sehari-hari, perlengkapan rumah tangga, produk-produk segar dan produk-produk elektronik.

Paling Murah hadir sebagai pilihan paling ekonomis untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Rangkaian produk paling murah Carrefour meliputi berbagai produk kebutuhan sehari-hari, perlengkapan rumah tangga, produk-produk segar dan produk tekstil. Untuk harga produk kebutuhan sehari-hari carrefour mengeluarkan program baru yaitu program BBM (benar-banar murah). Kini Bluesky juga hadir sebagai pilihan paling hemat untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan produk-produk elektronik. Harmonie Untuk menjawab kebutuhan konsumen akan produk tekstil berkualitas dengan harga lebih kompetitif, Carrefour menghadirkan Harmonie. Rangkaian produk Harmonie Kami meliputi berbagai produk busana berbagai usia, sepatu, tas dan lain sebagainya.

2.3 Dinamika Organisasi

Struktur Organisasi

PT. Carrefour indonesia melakukan pengembangan perusahaan ke beberapa kota di seluruh indonesia, salah satunya adalah kota malang. Sejak tahun 2008 carrefour membeli sebuah supermarket alfa yang menjadi pertama kalinya carrefour dimalang. Carrefour berlokasi di jl. Ahmad yani. Gerai ini berda di dua lantai. Lantai pertama khusus untuk menjual produk-produk mnakanan, sedangkan pada lantai dua untruk produk-produk non-makanan seperti pakaian, alat elektronik, dsb.

Perusahaan dalam melaksanakan aktifitasnya sehari-hari terdiri dari bebrapa bagian, bagian yang satu dengan yang lainya saling berkaitan erat, karena merupakan salah satu faktor penting yang memepengaruhi keberhasilan suatu perusahaan dalam mencapai tujuan, dibutuhkan adanya suatu struktur organisasi yang jelas. Dengan adanya struktur organisasi akan memudahkan dalam menuntun dan mengawasi pelaksanaan kegiatan perusahaan berdasarkan tugas dan tanggung jawab.

Struktur organisasi yang digunakan PT. Carrefour malang adalah bentuk garis dan staff. Garis artinya kepemimpinan didasarkan pada garis jabatanya, artinya adanya herarki jabatan pada masing-masing divisi yang yanh tidak dapat dilalui oleh divisi lainnya. Staff artinya setiap bagian memiliki staff masing-masing yangb berbeda. Berikut ini dijelaskan beberapa bagian dalam struktur organisasi Carrefour Malang.

1. Store Manager (SM)

Tugas dan wewenang:

a. Memimpin operasioanl toko

b. Memimpin setiap rapat

c. Mengawasi setiap akvifitas yang berl;angsung ditoko

d. Mengadakan koodinasi kerja untuk masing-masing divisi

2. Divisi manager

Tugas dan wewenang:

a. memimpin operasional dalam setiap divisi masing-masing

b. merencanakan dan membuat harga barang

c. memperlengkapi assortmen barang yang dijual

d. mengadakn negosiasi untuk kegiatan promosi

3. Sales manager

Tugas dan wewenang:

a. memimpin operasional dalam setiap departemen masing-masing

b. melakukan pengorderan barang

c. mengadakn kegiatan negosiasi untuk kegiatan promosi

4. Team Leader

Tugas dan wewenang:

a. memimpin staf dalam operasional toko

b. membantu sales manager dalam mempersiapkan barang di toko danm dalam pengorderan

5. staff

Tugas

a. Merapikan barang dirak

b. Membuat harga barang di toko

6. information technologi

Tugas: mengawasi sistem dam memastikan tiap saat bahwa tidak terjadi masalah dalam sistem operasional toko.

7. Lose prevention manager

Tugas:

a. Menjaga keamanan ditoko

b. Melakukan pencegahan terhadap tindakan pencurian maupun kehilangan

8. Doreration

Tugas:

a. Membuat dekorasi toko

b. Membuat label harga

c. Membuat animasi dalam toko

2.4 Kekuatan Ekonomi dan Moneter Internasional

a. Sensitifitas Terhadap Isu-Isu Internasional

Raksasa ritel Prancis Carrefour berencana menjual bisnis mereka di Malaysia. Kabar tersebut terungkap di tengah spekulasi Carrefour juga akan melepas toko-toko mereka di Singapura dan Thailand. “Kami mendengar bahwa Carrefour sedang mempertimbangkan divestasi. Hal ini untuk tujuan rasionalisasi usaha mereka di luar negeri,”Deputi Menteri Perdagangan Mukhriz Mahathir di Kuala Lumpur, Malaysia, kemarin. Menurut Mukhriz, perusahaan itu ingin menjual bisnis mereka dan hipermarket lain akan ingin mengambil alih ke-23 toko Carrefour yang dilepas. “Ada banyak pelamar,” katanya. Namun, Direktur Pemasaran dan Komunikasi Carrefour, Low Ngai Yuen, menolak untuk menanggapi komentar-komentar itu.

Adapun Yeah Kim Leng, kepala ekonom kelompok perusahaan riset keuangan RAM Hol dings, menyatakan kepergian mendatang Carrefour dari Asia Tenggara telah diperkirakan jauh sebelum ini. “Berita itu telah ada selama beberapa waktu. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Carrefour ingin menarik diri keluar dari Malaysia, Thailand, dan Singapura. Mereka telah menempatkan percobaan terhadap industri pada rencana mereka,” katanya. Yeah mengatakan Carrefour ingin mengonsolidasikan usaha dan memindahkan sumber dayanya untuk pasar India yang tengah booming.

Pasalnya, segmen menengah di India yang menjadi sasarn utama Carrefour merupakan kelompok yang berkembang pesat. The New Straits Times, bulan lalu, melaporkan Carrefour telah membanderol harga US$1 miliar untuk bisnis kolektif mereka di Malaysia, Singapura, dan Thailand. Yeah mengakui pertumbuhan industri hipermarket di Malaysia tidak sespektakuler pasar India. Meski demikian, pasar Malaysia sebenarnya masih cukup menguntungkan. “Industri hipermarket di Malaysia dinamis dan sangat kompetitif,” kata dia. Pemain lain di pasar Malaysia yang mungkin membeli gerai Carrefour di antaranya Tesco Inggris, Jusco Jepang, dan Giant yang dimiliki kelompok Dairy Farm.

b. Jaminan Stabiliitas Moneter Dari Pemerintah Setempat

Carfour mendapatkan mendapatkan jaminan telah mendapatkan stabilitas dari pemerintah karena keberadaan carrefour adalh menwarkan produknya dengan harga yang sangat murah di bandingkan dengan hypermart lainya. Carrefour juga melakukan kerjasama dengan para UKM yang ingin mendistribusikan produknya kepada carrefour.

2.5 Kekuatan Budaya

Carrefour harus menyesuaikan diri dengan lingkungan budaya masyarakat setempat, dimana pemasaran carrefour disegmentasikan pada kalangan menengah keatas sehingga keberadaan gerai carrefour berada di kota-kota besar yang masyarakatnya memmpunyai tingkat konsumsi yang tinggi. Dan perekonomian masyarakat perkotaan buiasanya mempunyai tingkat pendapatan yang tinggi pula. Keberadan carrefour di masyarakat disambut dengan baik ini terbukti dari banyaknya pengunjung carrefour pada tiap harinya. Carrefour mewarkan harga yang sangat murah di bandingkan dengan hypermart lainya. Ini sesuai dengan karakteristik masyarakat indonesia yaitu ingin mendapatkan barang dengan harga murah tapi kualitasnya juga terjamin. Budaya dari masyarakat kota yang notabelnya menengah ke atas lebih cenderung pada sesuatu yang lebih simpel, meraka tidak mau di hadapkan pada sesuatu yang ribet. Mereka lebih suka berbelanja di tempat yang mewah, berAC, dan simpel tidak perlu ada tawar menawar.

Kalau dilihat dari segi pandidikan konsumen carrefour memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi karena dikota-kota besar adalah tempatnya orang bisnis sehingga perputaran uang juga tergolong cepat. Kalau dilihat dari segi penddikan karyawan disni carrefour mempunyai tinkat pendidikan paling rendah adalah SMA. Tapi mayoritas sudah memepunyai gelar S1/D3 sehingga karyawan pun bisa lebih terampil dan bisa memberikan kontribusi yang tinggi bagi perusahaan.

Carrefour menwarkan barang-barangnya ditujukan untuk semua kalangan, carrefour tidak membatasi barangnya hanya untuk orang muslim saja atau agama lainya. Sehingga konsumen harus lebih teliti dalam membeli produknya khusunya umat islam yang mengenal konsep halal dan haram. Dalam promosi produnya carefour memberikan diskon-diskon tertentu pada saat hari besar contoh yang sederhana pada saat hari raya untuk pembelian sarung atau baju muslim lainya carrefour memberikan diskon harga dengan murah.

Carrefour memiliki tanggungjawab untuk memelihara hubungan dengan para supplier, menyeleksi produk-produk dan menegosiasikan harga, mentukan harga eceran, merekrut para pekerja, negosiasi gaji, pemberian gaji, menentukan promosi yang memungkinkan untuk staff dan memiliki masukan untuk keputusan bonus. Di Indonesia Carrefour benar-benar dihadapkan pada beberapa masalah budaya yang cukup pelik, seperti hubungan dengan para supplier, dimana local supplier tidak begitu agresif.

Nilai budaya Carrefour adalah untuk berpandangan positif, berintegritas, respek pada komitmen, mempunyai rasa solidaritas, jujur dalam bekerja dan mempunyai jiwa untuk melayani dalam hubungannya dengan pelanggan ("customer service").

2.6 Kekuatan Politik dan Hukum

a. Jaminan Stabilitas Politik, kepastian hukum, dan perlindungan atas kekayaan intelektual, paten dan hak cipta.

Stabilitas politik suatu negara menjadi salah satu hal pokok yang harus diperhatikan bagi seorang pamasar, karena ksetabilan politik itu juga akan mempengaruhi dari tingkat daya beli oleh konsumen. Negara yang mempunyai tingkat stabilitas politik yang buruk akan mempersulit bagi seorang pemasar untuk mendapatkan peluang pasarnya. Seperti kasus carrefour di indonesia ini, carrefour masuk di indonesia pada tahun 1998 yaitu pada masa setelah orde baru atau yang di sebut dengan masa reformasi. Disini stabilan politik mulai membaik sedikit demi sedikit sehingga banyak investor asing yang mulai membuka usaha dan kerejasama dengan indonesia. Untuk jaminan Stabilitas politik carrefour telah terlindungi dengan adanya UUD yang mangamandemen tentang perijinan perusahaan asing yang ada di indonesia. Menurut salah seeorang karyawan kemaren carrefour mempunyai surat perijinan yang lengkap milai dari injin membuka usaha, ijin mendirikan gedung, dan ijin usaha perdaganggan dari pemerintah setempat.

Sifat kepemilikan carrefour lebih bersifat hak paten karena carrefour tidak memproduksi barang. Carrefour hanya sebagai padagang ritel yang mempunyai hak untuk mematenkan namanya.

b. Konflik

Jaringan supermarket asal Prancis, Carrefour, baru-baru ini dicekal oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) karena terbukti melanggar Undang-undang Anti Monopoli. Pelanggaran itu meliputi penguasaan alat produksi dan barang, serta dominasi dalam menetapkan syarat-syarat perdagangan yang berpotensi menghalangi konsumen memperoleh barang dan atau jasa yang bersaing, baik dari segi harga maupun kualitas.

Akibat pelanggaran itu, Carrefour dijatuhi sanksi berupa denda sebesar Rp. 25 miliar dan harus melepaskan seluruh kepemilikannya di PT. Alfa Retailindo berupa 75 persen saham dengan nilai Rp. 674 miliar atau USD 70,9 juta, selambat-lambatnya dalam waktu satu tahun. Dengan begitu, Carrefour juga berpotensi kehilangan puluhan gerai di seluruh Indonesia.

Menurut data KPPU, setelah Carrefour mengakuisisi Alfa pada awal tahun ini, perusahaan raksasa itu diduga menguasai pasar ritel sebesar 48,3 persen dan 66,7 persen pasar pemasok. Padahal, sebelum menggaet saham Alfa, penguasaan pasar Carrefour sudah sangat besar, bahkan mencapai separuh dari keseluruhan bisnis ritel modern di Indonesia, yaitu 37,9 persen untuk pasar ritel dan 44,72 persen pasar pemasok.

Menurut Direktur Komunikasi KPPU, Ahmad Junaidi pemeriksaan awal pada Januari hingga 11 Maret 2009 ditemukan Carrefour telah menguasai pangsa pasar di atas 50 persen. ”Pangsa pasar meningkat tajam pasca akuisisi, ini sudah monopoli. Jika kasus yang sama terjadi di Amerika, merger sudah diblok (dibatalkan),” katanya. Junaidi menambahkan, melonjaknya pangsa pasar Carrefour membuat perusahaan itu leluasa menetapkan biaya tinggi kepada pemasok. ”Mereka kesulitan memenuhi kemauan Carrefour.

Beberapa tahun lalu Carrefour juga pernah tersandung Pasal 19 Ayat 1 UU No. 5 tahun 1999 dan didenda sebesar Rp. 1,5 miliar karena diduga melakukan kebijakan minus margin dalam syarat-syarat perdagangan (trading terms) yang sangat merugikan pemasok barang.

Direktur Corporate Affairs Carrefour Indonesia Irawan Kadarman membantah bahwa pihaknya sudah memonopoli pasar. “Menurut kami, pangsa pasar kami masih jauh dari dominan,” katanya. Irawan juga mengklaim bahwa Carrefour selalu melakukan pengecekan harga setiap hari, supaya lebih rendah dari harga yang ditetapkan pesaing. Namun, pernyataan itu justru berlawanan dengan kenyataan bahwa ada beberapa outletnya yang memasok harga lebih mahal dibandingkan harga pasar.

Di sisi lain, Anggota KPPU Erwin Syahril sebelumnya pernah menyatakan bahwa hingga kini belum ada peraturan pemerintah (Perpu) yang mengatur tentang akuisisi perusahaan ritel. Masalahnya, tanpa adanya Perpu, langkah akuisisi perusahaan ritel biasanya akan berdampak terhadap munculnya persaingan usaha tidak sehat.

Namun, ada segelintir orang yang pesimis terhadap langkah KPPU ini. Pasalnya, yang banyak diuntungkan dengan adanya UU Anti Monopoli justru peritel-peritel modern yang memiliki modal besar. Merekalah yang sebenarnya mendapat perlindungan terhadap penguasaan pasar. Sebaliknya, pasar tradisional lambat laun justru semakin tertinggal dan ditinggalkan oleh para konsumennya.

2.7 Kekuatan Pasar

a. Segmentasi, Targeting, Posisioning

Brand, Service, dan Proses

Carrefour menggunakan Logo yang sama, dengan Suasana berbelanja yang nyaman, luas, lengkap, murah. dan Sarana parkir gratis yang luas yang bisa di nikmati dengan keluarga. Dan Memberikan pelayanan personal seperti perikanan, dan toko bagian makanan.

Segmentation, Targeting, dan Positioning

Segmentasxi pasar Carrfure di tujukan untuk semua kalangan,. Adapun target yang ingin dimasuki Carrefour adalah untuk kalangan menengah keatas yang diposisikan untuk konsumen yang berada dikota besar.

Diferensiasi

  • Bekerja sama/melakukan kontrak dengan pemasok lokal.
  • Menyediakan makanan lokal.

Marketing mix

· Produk : Produk yang tersedia adalah produk lokal, lengkap dan banyak pilihan.

· Harga : Harga yang ditentukan relatif murah dibanding dengan pesaing. Mengadakan sistem diskon.

· Place : Lokasi yang strategis berada di pemukiman, kawasan bisnis & pertokoan.

· Promosi : Memberikan informasi produk ynng ada melalui brosur-brosur atau iklan di tabloid-tabloid. Yang di lakukan secara berkala yaitu dua minggu sekali.

Seling

Memberikan diskon pada produk-produk tertentu. Seperti peluncuran program BBM (benar-benar murah). Yang bertujuan untuk membuktikan eksistensi produk asli Indonesia ditengah maraknya produk impor yang masuk ke Indonesia.

b. Hubungan Dengan Palanggan

Ganti 10x lipat

Apabila Ada yang Lebih Murah, Carrefour siap Ganti 10x lipat dengan Persyaratan (Prosedur Jaminan Harga Lebih Murah):

1. Penggantian hanya berlaku pada hari yang sama pada saat pembelian.

2. Satu pelanggan (dan satu keluarga) hanya dapat mengklaim 1 kali dalam satu minggu.

3. Perbandingan selisih hanya bisa dilakukan untuk gerai moderen (Griya/Yogya, Giant Superindo, Hero dan Hypermart) yang berjarak maksimum 2 km dari Carrefour tempat Anda mengklaim dan tidak berlaku untuk pembelian di pasar tradisional atau toko kecil.

4. Hanya berlaku untuk produk kebutuhan sehari-hari (grocery) dan produk segar, kecuali departemen Bakery dan Salad Bar.

5. Selisih harga akan diganti sebesar 10 kali lipat. Pelanggan harus menunjukkan struk belanja Carrefour dan struk belanja gerai moderen lain pada hari yang sama.

6. Khusus untuk harga promosi kompetitor, klaim hanya akan diberlakukan penggantian selisih 1 kali lipat.

7. Klaim hanya bisa dilakukan untuk maksimal 5 jenis barang yang berbeda dan setiap jenisnya maksimal 1 unit atau seberat 1 kg, nilai maksimum pengembalian Rp. 100.000,00 dari setiap struk pembelanjaan.

8. Pengembalian selisih harga ini bisa dilakukan setelah pelanggan mengisi dan mengembalikan formulir di Bagian Pusat Informasi, sambil membawa dan menunjukkan barang yang dibeli lengkap dengan struk belanja Carrefour dan struk belanja gerai moderen lain, satu struk hanya untuk satu kali klaim

9. Semua penggantian 10 kali hanya bisa dilakukan di kasir Bagian Pusat Informasi.

Sistem Pembulatan

Carrefour Menghargai Setiap Nilai Rupiah setiap Konsumen.

1. Untuk setiap transaksi pembayaran secara tunai / cash, kasir kami akan melakukan pembulatan terhadap total belanja pelanggan, yang memastikan setiap pelanggan memperoleh uang kembali secara tepat.

2. Sistem pembulatan ini hanya berlaku untuk pembayaran secara tunai, bukan Kartu Kredit atau Kartu Debit.

Tidak Puas Kami Beli Kembali

Bagi konsumen yang tidak puas Carrefour siap membeli kembali barang belanjaan konsumen dengan Persyaratan:

1. Pelanggan harus menunjukkan struk belanja asli Carrefour.

2. Barang yang dikembalikan harus masih dalam kemasan asli dan lengkap seperti pada saat melakukan pembelian.

3. Jangka waktu pengembalian barang tidak lebih dari 15 hari dari tanggal pembelian. Kecuali untuk barang-barang segar (fresh & perisable), jangka waktu pengembalian tidak lebih dari 3 hari, dan hanya akan dikembalikan dalam bentuk uang bukan barang.

4. Penukaran dan pembatalan dapat dilakukan di seluruh Carrefour di Indonesia.

5. Pakaian dalam, Pakaian Renang dan HP tidak dapat dikembalikan / ditukar.

Keuntungan dengan Kartu Carrefour BCA

· 5% Discount

· (Untuk semua produk private label Carrefour)

· 1.5% (Cash Back)

· (Setiap kali belanja di Carrefour all items, setiap hari sepanjang tahun)

· (Reward BCA (CashBack) dapat ditukarkan langsung di Carrefour )

· Fantastic Offers,

· (dari Kartu Kredit BCA di merchant-merchant pilihan)

· Gratis uang iuran satu tahun pertama & free annual fee for life*

*apabila rata-rata tagihan perbulan dalam setahun Rp. 500.000,-

· Balance Transfer*

*Syarat dan ketentuan berlaku.

Adapun strategi yang digunkan untuk menjaga hubungan dengan para pelanggannya yang jarang kita jumpai di supermarket lainya adalah di adakanya senam bareng tiap minggu, serta pengembalian barang apabila terdapat barang yang ketinggalan karena Carrefour sebagiab besar mempunyai data para pelanggannya.

c. Kualitas Pelayanan

Raksasa ritel asal Prancis, Carrefour adalah sosok yang kontroversial. Di satu sisi, eksistensinya dianggap mematikan pedagang kecil dan pasar tradisional.Di sisi lain, peritel skala besar ini sangat digandrungi konsumen karena mampu menyediakan sarana berbelanja yang aman dan nyaman dengan harga yang bersaing. Beroperasi di Indonesia di bawah bendera PT Carrefour Indonesia, usaha ritel yang masif dengan gerai tersebar di beberapa kota besar di dalam negeri ini menjadi aktor yang dibenci sekaligus disayang dan dikagumi.

Dalam satu hari saja, pengunjung Carrefour rata-rata mencapai 10.000 orang. Jika diasumsikan setiap orang membawa tiga anggota keluarganya, jumlah pengunjung menjadi empat kali lipat menjadi 40.000 orang per hari. Kondisi seperti ini bisa tercipta berkat kepiawaian manajemen PT Carrefour Indonesia dalam menghadirkan konsep one stop shopping yang semata-mata bertujuan untuk memanjakan konsumen.Carrefour juga berupaya menciptakan suasana kondusif, ditandai dengan sikap para stafnya yang sangat ramah, sehingga siapa pun yang berbelanja ke sana merasa aman dan nyaman.

Selain menyediakan berbagai macam produk kebutuhan rumah tangga, Carrefour juga bekerja sama dengan sejumlah pihak dalam menyediakan aneka produk dan layanan lain, mulai dari fasilitas ATM, penukaran uang, online tickets, aneka jajanan, hingga arena bermain anak.Sebagian pelataran parkir yang luas pun seringkali disulap menjadi arena bazar yang menyediakan berbagai macam produk dan layanan yang dibutuhkan konsumen.

Carrefour akan terus memperbanyak fasilitas guna memperkuat konsep one stop shopping ini, demi memanjakan konsumen. Carrefour juga Gandeng asuransi Fasilitas paling gres yang baru dibuka di Carrefour adalah Carrefour AXA Insurance Services, sebuah gerai yang menawarkan layanan asuransi bagi pengunjung yang ini akan sangat menguntungkan bagi para pelanggan carrefour yang memilikin kartu langganan.

Layanan Carrefour AXA Insurance Services merupakan inovasi terbaru dalam industri ritel di Indonesia. Melalui layanan ini, pelanggan Carrefour semakin mudah mendapatkan informasi dan memilih perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.Produk pertama yang ditawarkan adalah asuransi Carrefour AXA Medical Save. Produk ini memberikan perlindungan rawat inap rumah sakit dan pengobatan tradisional kepada pelanggan Carrefour beserta keluarganya. Produk ini juga memberikan pengembalian premi sebesar 99% jika tidak terjadi klaim.

Dalam rangka peluncuran layanan Carrefour AXA Insurance Services ini, akan diberikan asuransi perjalanan gratis senilai Rp25 juta kepada 30.000 pelanggan Carrefour yang berbelanja minimal Rp200.000 di ketiga gerai Carrefour.Kehadiran Carrefour AXA Insurance Services ini tentu saja semakin melengkapi fasilitas dan layanan di gerai rakasa ritel asal Prancis tersebut.Layanan Carrefour AXA Insurance Services merupakan langkah awal. Dengan semakin berkembangnya pasar asuransi di Indonesia seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat berasuransi, Carrefour menargetkan perluasan layanan Carrefour AXA Insurance Services ke lb gerai di bawah bendera Carrefour dan Carrefour Express pada 2010.

Layanan ini hadir setelah kedua pihak melakukan survei terhadap pelanggan Carrefour yang di antara 40% responden menyatakan membutuhkan asuransi melalui gerai yang tersedia di Carrefour.Dipilihnya AXA bukan lantaran sama-sama sebagai perusahaan asal Prancis, sebab penunjukannya melalui proses tender secara terbuka. Carrefour dan AXA menargetkan dapat menjaring calon nasabah asuransi sedikitnya 30.000 orang per bulan.

Parkir Gratis

Kelebihan lainya bdari carrefour ini adalah Parkir gratis untuk 1 jam pertama bagi pelanggan Carrefour, dengan menunjukkan struk belanja (dengan minimal pembelanjaan untuk kendaraan roda dua atau empat) beserta karcis parkir Anda ke bagian Informasi / Customer Service. Meskipun di malang rawan terhadap curanmor para consumen akan merasa nyaman dengan motor atau mobil yang dibawa karena di tempat parkir terdapat dua scurity yang menjaga. Dengan pengawasan yang sangat ketat pada setiap kendaraan yang akan keluar.

Pengiriman Gratis

Carrefour memberikan Servis Pengirim Gratis untuk pembelian barang elektronik (Appliances) dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Untuk setiap pembelian TV>25", Refrigerator / Kulkas>100lt, Mesin Cuci, dan standing Stove (Kompor Gas Berdiri).

2. Didalam area 20 km dari toko.

Selain layanan di atas carrefour juga memberiakan layanan yang kinin tersedia di hampir seluruh gerai carrefour di indonesia, yaitu: Counter Air Asia, Kemudahan isi pulsa, dan Gratis voucer belanja.

2.8 Kekuatan Tenaga Kerja

a. Komposisi Naker (pribumi dan ekspatriot)

Beberapa waktu lalu kita mengetahui bahwa Ritel Besar CARREFOUR dibeli sahamnya 40% oleh pengusaha nasional (pribumi) Chairul Tanjung. Hal ini merupakan kebanggan bagi kita, ritel multinasional Carrefour kita dimiliki oleh putra Indonesia asli.

Carrefour Indonesia saat ini didukung oleh kurang lebih 11.000 karyawan profesional untuk mengoperasikan Lebih dari 60 gerai (paserba) yang tersebar di Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, Yogyakarta, Medan, Palembang dan Makassar. Karyawan-karyawan ini bekerja dalam lingkup tugas yang bervariasi di mana diperlukan kombinasi antara inisiatif dan tanggung jawab yang memungkinkan mereka untuk terus berkembang.

Dari para karyawan dengan pendidikan setingkat SLTA hingga perguruan tinggi akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan membangun karirnya sesuai dengan kemampuan dan motivasi masing-masing karyawan. Hal ini dimungkinkan karena Carrefour mempunyai tradisi untuk melakukan "internal promotion" dalam mengisi lowongan yang ada dari waktu ke waktu. Seiring dengan rencana pengembangan usaha ke depan, kami masih membutuhkan tenaga-tenaga kerja yang handal untuk berkembang bersama Carrefour.

b. Kompensasi dan Penggajian

Gaji para karyawan Carrefour pada umumnya sudah di atas UMR tiap kota, gaji ini terdiriri gaji pokok, uang makan, uang kehadiran, serta kompensasi yang diberikan sebagai uang konpensasi jabatan, kempensasi ini diberikan dengan fariatif tergantung jabatan yang karyawan pegang. Untuk ketentuan penggajian sudah ditentukan oleh Carrefour pusat Sehingga tidak ada hak dan wewenang untuk mengatur gaji tersebut. Seperti contoh perusahaan Carrefour yang ada di malang ini.

c. Serikat Pekerja

Sebagai karayawan Carrefour di tuntut untuk menjalin kerjasama dengan baik, di tandai dengan adanya serikat pekerja oleh para karyawan yang disebut SPCI (serikat pekerja Carrefour Indonesia) sehiugga bisa untuk menampung semua aspirasi karyawan, Terkait aksi demonstrasi ratusan orang dari SPCI yang menuntut perusahaan retail terbesar kedua di dunia itu untuk melakukan perjanjian kerja bersama (PKB) dengan para pegawainya. Mereka menuntut agar PT Carrefour sebagai perusahaan retail terbesar kedua di dunia melakukan PKB di Carrefour Indonesia.

Selain itu, SPCI juga menolak adanya praktik PHK apa pun permasalahan yang sedang dialami PT Carrefour Indonesia. Permintaan yang terakhir adalah meminta pemerintah bersikap adil terhadap semua permasalahan yang dialami kaum pekerja serta wajib melindungi dan akan memberikan jaminan kepastian hukum, termasuk karyawan PT Carrefour Indonesia. Sperti pda kasus mutasi sejumlah karyawan yang berada di Carrefour jl ahmad yani ini. Para Karyawan Carrefour Malang, melakukan unjuk rasa memprotes kebijakan manajemen Carrefour yang memutasi 10 karyawannya. Karyawan Carrefour yang dimutasi itu adalah pengurus unit kerja (PUK) SPSI dan anggota SPSI. Jumlah karyawan Carrefour di Jalan Ahmad Yani Malang yang menggelar unjuk rasa itu sekitar 30 orang. Sejak pukul 08.00, mereka sudah memulai aksinya dengan duduk-duduk di teras Carrefour.

Selain itu juga membentang sejumlah poster di troly yang berjejer di depan pusat perbelanjaan tersebut. Kendati berlangsung unjuk rasa, pusat perbelanjaan tersebut tetap buka seperti biasanya. Aksi protes para karyawan Carrefour itu praktis mengundang perhatian pembeli dan warga yang antre hendak masuk ATM dalam kompleks pusat perbelanjaan tersebut. Mereka terkaget-kaget lantaran melihat sejumlah karyawan yang kompak duduk di depan Carrefour.

Sejumlah poster yang dibentang bertuliskan protes. Diantaranya, ‘Pembuangan pekerja berkedok mutasi’, ‘Jangan ada dusta diantara kita’, ‘Tolak mutasi pengurus dan anggota SPSI’. Salah seorang karyawan mengatakan, mutasi itu sebagai cara untuk memberhentikan karyawan secara halus. “Kalau dipindah, karyawan menjadi tidak betah. Jika tak betah, maka akan mengundurkan diri dengan sendirinya. Kalau mengundurkan diri dengan sendirinya, maka tidak dapat pesangon,” paparnya.

Karyawan yang bekerja sebagai pramuniaga ini mencontohkan jika dipindah ke Surabaya, praktis seorang karyawan memiliki dua dapur. Yakni untuk istri dan anak di Malang dan untuk karyawan itu sendiri di Surabaya. “Dari yang dimutasi itu ada yang dimutasi ke Surabaya. Tapi ada juga yang dimutasi ke Mitra I,” kata dia.

d. Penilaian Kenerja

Perusahaan Carrefour adalah perusahaan ritiel yang besar sehingga sangan penting untuk melakukan penilaian, Penilaian secara rutin dilakukan selama satu tahun sekali panilaian ini di lakukan untuk mengetahui kinerja dari karyawan, adapun penilaian kinerja yang dilakukan oleh Chairul Tanjung sebagai pemilik saham terbesar ini.

Seperti wawancara dengan Chairul Tanjung, pemilik dan pemimpin Trans Corp, yang diexpos dalam sebuah artikelSaya tidak pernah melakukan incognito (rahasia), tetapi kalau ke Carrefour itu bagian dari tugas saya. Di sana saya bicara bukan saja dengan manajernya, tetapi juga dengan penjaga tokonya. Tidak hanya dengan CEO-nya, tetapi juga berbicara dengan pembelinya sehingga mendapat masukan yang komprehensif. Makanya saya tahu berapa harga jeruk pontianak dan mandarin. Semua ini karena saya melakukan bisnis dari bawah sehingga bisa mengetahui detail, termasuk juga menghargai orang lain. Kalau hanya bicara dengan CEO-nya, bagaimana bisa menghargai orang di bawahnya dan di bawahnya lagi. Jujur saja, sekarang saya tidak banyak mengenal orang secara nama, soalnya sudah 50.000 orang. Namun, kalau saya ke mana pun, termasuk ke daerah, akan berupaya berdialog dengan mereka. Jadi saya mengetahui kondisi mereka.

e. Recruitment

Carrefour adalah perusahaan yang besar yang mempunyai banyak karyawan yang tersebar di seluruh gerai di indonesia, menurut informasi yang kami dengar kemarin dalam proses rekruitmen terpusat pada kantor pusatnya. Sehingga kantor cabang tidak ada hak untuk membuat keputusan sendiri terkait dengan penerimaan karyawan ini.

2.9 Kekuatan Proses Produksi dan Bahan Baku

a. Darimana Barang-Barang Retail

Private Label dihadirkan untuk menambah pilihan belanja bagi konsumen. Private Label Kami telah melalui serangkaian proses yang ketat sebelum ada ditangan Konsumen. Carrefour melakukan seleksi kepada calon pemasok sebelum mereka mulai memproduksi untuk Carrefour. Carrefour juga melakukan pemeriksaan berkala yang melibatkan analis independen demi menjaga kualiatas produk agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh carrefour ditiap rangkaian produknya. Produsen yang sebagian besar UKM, juga diuntungkan karena tidak perlu mengembangkan merek yang memakan waktu lama dan biaya yang besar. Dengan private label produk langsung dikenal dan dipercaya masyarakat. Carrefour senantiasa memberikan pengetahuannya sehingga pemasok tersebut mampu membuat produk berstandar international untuk dipasok di gerai Carrefour lain di dunia.

b. Pertimbangan Pemilihan Lokasi

Dalam pemilihan lokasi carrefour sangat jeli dalam menganalisa pasarnya, ia sangat mempertimbangkan kepada siapa produk tersebut akan dijual?, dan di segmentasikan pada segmen yang mana? Carrefour memili lokasi yang padat penduduknya yaitu di kota-kota besar. Seperti jakarta, surabaya, malang, dan lain sebagainya. Karena dikota tersebut masyaratnya kebanyakan mempunyai pendapatan yang tinggi dan sesuai dengan karakteristik yang dibangun oleh carrefour. Dalam pemilihan lokasi ini adalah menjadi aspek yang sangat menentukan bagi semua perusahaan khusunya carrefour ini.

2.10 Strategi Bersaing

a. Menghadapi Pesaing

Carrefour Indonesia secara resmi meluncurkan program BBM (Benar-Benar Murah) di Carrefour Seasons City, Jakarta. Untuk saat ini, terdapat 12 jenis produk dengan harga jual 30% lebih murah dari harga merk nasional dan tentunya tanpa mengurangi kualitas produk tersebut. BBM diterapkan di semua gerai Carrefour di Indonesia mulai tanggal 31 Maret 2010. Program yang baru pertama ada di Indonesia ini sengaja diluncurkan Carrefour untuk membuktikan eksistensi produk asli Indonesia ditengah maraknya produk impor yang masuk ke Indonesia.

BBM dirancang untuk menguntungkan semua pihak. “Pelanggan kami akan diuntungkan karena membeli produk berkualitas dengan lebih murah. Carrefour menjamin kepuasan pelanggan. Bila pelanggan tidak puas maka 100% uangnya akan kembali. Pemasok pun mendapat keuntungan berlipat karena kesempatan untuk meningkatkan penjualan terbuka lebar termasuk pemasok UKM yang turut serta dalam program BBM ini. Bahkan kami tidak memasukkan produk fresh yang menjadi kekuatan pedagang pasar tradisonal ke dalam BBM.

Selain membuktikan eksistensi produk asli Indonesia, BBM diharapkan dapat membantu daya beli masyarakat yang ditengarai sedang turun akibat berbagai hal termasuk imbas krisis ekonomi global. Seluruh produk BBM merupakan produk yang berdasarkan data internal Carrefour merupakan produk paling dicari oleh pelanggan. “Produk BBM bukan merupakan produk tidak laku yang dijual murah, tapi produk ini telah dibuktikan sebagai produk paling laku di seluruh gerai Carrefour. Contoh produk beras, kami sampai menyediakan 2 jenis beras di BBM, setra ramos dan pandan wangi, karena memang 2 beras ini adalah beras yang paling dicari, demikian pula dengan minyak goreng, air mineral dan deterjen.

Produk lain yang termasuk program BBM selain beras adalah minyak goreng, air mineral dan deterjen adalah kecap manis, tissue untuk muka, tissue gulung, kapas, abon sapi, sosis sapi dan nugget ayam. Semua produk yang termasuk BBM telah diberi petunjuk label BBM berlatar belakang oval kuning dengan 2 ibu jari di pojok kiri bawah.

Strategi Glorecalization Carrefour Di Indonesia

Carrefour sangat fokus mendefinisikan industri yang ditekuninya. Dengan melihat tren industri ritel yang mengarah pada ruang yang besar, lengkap, nyaman dan murah, ia bersedia membenamkan investasi besar-besaran untuk memenuhi itu semua. Menurut Rhenald Kasali, Carrefour sadar, salah satu hal yang mendorong konsumen berbelanja adalah harga murah dan one stop shopping. Jawara ritel Perancis ini juga mengetahui bahwa kunci sukses adalah menggabungkan ritel dan grosir dengan banyak pilihan barang, serta luas gerai/cabang yang 10 kali lebih besar dari swalayan.

Taktik pelokalan juga dilakukan Carefour , meski salah satu kunci suksesnya masuk di saat yang tepat. Di tengah aneka produk lain dalam ruang penjualannya yang luas dan nyaman, pada item makanan tidak akan dijumpai (pateserie) yang sama di setiap negara. Selera pasar lokal memungkinkan kol, kubis, disertai dengan cabe, tahu, tempe, bahkan kadang tidak tertinggalkan, oncom dapat ditemukan pada gerai Jakarta.

c. Design Strategi

Dasign strategi yang di bangun oleh Carrefour adalah Fokus terhadap konsumen yang diterjemahkan dalam 3 pilar utama Carrefour, yang diyakini akan dapat membuat Carrefour menjadi pilihan tempat belanja bagi para konsumen Indonesia. Ketiga pilar utama tersebut adalah (a) harga yang bersaing, (b) pilihan yang lengkap, (c) pelayanan yang memuaskan.

Konsep Paserba merupakan konsep perdagangan eceran yang diciptakan oleh Carrefour, dan dirancang untuk memuaskan para konsumen. Adanya fasilitasfasilitas pelengkap seperti snack corner, food court, parkir gratis di paserba-paserba tertentu, bahkan dengan adanya garansi harga dan garansi kualitas, maka paserba Carrefour merupakan tempat belanja keluarga yang nyaman.

Carrefour menerapkan retail marketing mix, seperti; Store Location, yang tepat dengan prospek pengembangan daerah hunian elite; Product Characteristic dengan memfokuskan pada barang-barang keperluan rumah tangga; Customer Service, seperti disediakan bagian informasi, bagian penitipan barang, layanan pengaduan pelanggan, karyawan yang tersebar di sekitar area perbelanjaan yang siap melayani dan membantu pembelanja; Retail Communication dengan adanya brosur dan keanggotaan melalui program kartu belanja Carrefour yang tersedia di pintu masuk; In Store Ambience, seperti alunan musik, adanya kenyamanan ruangan (air conditioner); Retail Price Consideration, mempertimbangkan harga eceran pesaing dalam menetapkan harga, dan harga khusus pada hari-hari besar agama. Desain eksterior dibuat menarik dengan adanya etalase, sedangkan desain interior mempunyai keunikan, dengan barang-barang tertentu yang dijual dikelompokan pada tiap rak.

Barang jualan dikelompokan berdasarkan fungsi dan manfaatnya, misalnya rak khusus barang elektronik, barang stationary, aneka bumbu masak. Visual merchandising seperti terdapat beberapa produk baru yang ditempatkan di rak atau counter tersendiri dengan dilengkapi brosur dan poster-poster bahkan dapat juga ditambahi dengan Sales Promotion Girl (SPG) dengan pelayanan simpatik.

2.11 Opini Kelompok

Menurut kami pemasaran yang dilakukan carrefour sangatlah baik ini dapat dilihat dari hasil yang di perolereh carrefor yang hampir 45% menguasi pasar perusahaan ritel yang ada di indonesia. Perusahaan yang dikuasai oleh Trans Corp melalui Trans Ritel yang mengakuisisi 40 persen saham PT Carrefour Indonesia, yang selama ini didominasi Carrefour yang berpusat di Perancis dan kini memiliki 82 gerai di 23 kota di Indonesia. Kemajuan yang begitu pesat pada perusahaan carrefour ini di dukung oleh prinsip dari perusahaan carrefour yaitu Fokus terhadap konsumen yang diterjemahkan dalam 3 pilar utama Carrefour, yang diyakini akan dapat membuat Carrefour menjadi pilihan tempat belanja bagi para konsumen Indonesia. Ketiga pilar utama tersebut adalah (a) harga yang bersaing, (b) pilihan yang lengkap, (c) pelayanan yang memuaskan.

Konsep Paserba merupakan konsep perdagangan eceran yang diciptakan oleh Carrefour, dan dirancang untuk memuaskan para konsumen. Adanya fasilitasfasilitas pelengkap seperti snack corner, food court, parkir gratis di paserba-paserba tertentu, bahkan dengan adanya garansi harga dan garansi kualitas, maka paserba Carrefour merupakan tempat belanja keluarga yang nyaman. Carefour menjadi tempat belanja yang sangat strategis bagi kalangan menengah keatas karena carrefour memberikan haraga yang murah bila dibandingkan dengan hypermart lainya. Strategi penetapan harag yang murah ini akan membuat pelanggan seamakin loyal dan tidak berpindah ke hypermart lain.

Adapun strategi yang digunakan carrefour dalam menghadapi para pesaingnya adalah dengan menggunakan promosi-prtomosi online, pembagian brosur, dan akhir-akhhir ini carrefour juga resmi luncurkan BBM yang akan mendapatkan Keuntungan Bagi Pelanggan dan Kesempatan Bagi Pemasok. Perusahaan carrefour ini juga melakukan kerja sama dengan UKM-UKM yang ada di indonesia untuk memajukan perekonomian indonesia. Carrefour ini akan sangat membantu bagi para UMKM untuk mengembangkan usahanya dengan mengambil produk-produk yang mereka hasilkan. Sehingga barang yang diperdagangkan oleh carrefour adalah poduk asli dalam negri. Dan ini akian bisa meminimalisir kegiatan impor di indonesia.

BAB III

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

1. Pertama kali di kota Malang, Carrefour Malang menempati tempat belanja yang dulunya bernama Supermarket Alfa. Carrefour merupakan supermarket yang berdiri sendiri tanpa masuk di mall. Tak jauh dari Carrefour sekitar 30 meter ke arah utara terdapat toko Plaza Elektronik. Lokasi Carrefour berseberangan dengan kantor Pusat Telkom dan Masjid Sabililah.

2. Fokus terhadap konsumen diterjemahkan dalam 3 pilar utama Carrefour, yang diyakini akan dapat membuat Carrefour menjadi pilihan tempat belanja bagi para konsumen Indonesia. Ketiga pilar utama tersebut adalah (a) harga yang bersaing, (b) pilihan yang lengkap, (c) pelayanan yang memuaskan.

3. Carefour dalam menjamu para konsumenya juga dengan menyediakan layanan parkir gratis, pengembalian barang apabila terjadi kerusakan, dan ada juga yang tergabung dalam komitmen carrefour yaitu:

a. Ada yang Lebih Murah Kami Ganti 10x lipat

b. Pengiriman Gratis

c. Sistem Pembulatan, Carrefour Menghargai Setiap Nilai Rupiah konsumen.

d. Konsumen Tidak Puas carrefour akan siap membeli Kembali

e. Keuntungan konsumen dengan menggunkan Kartu Carrefour BC

f. Produk Private Label Carrefour Produk berkualitas dengan harga bersaing

g. Komitment Carrefour Indonesia dalam Peningkatan kesejahteraan Masyarakat Indonesia

4. Keberadaan carrefour sangatlah strategis karena berada dipusat kota besar dan mempunyai gerai sendiri., tidak berada dimall-mall sehingga pelanggan yang datang hanya fokus pada penawaran carrefour

Saran

1. Untuk menjaga eksistensi dari keberadaan carefour di pasar ritel perusahaan harus selalu mengadakan inovasi-inivasi baru untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.

2. Keberadaan carrefour kini telah berada pada fase kejayaan, di tandai dengan penguasaan pasar yang hampir 40% dan kebanyakan fase ini adalah fase yang rawan sehingga di butuhkan strategi strategi baru yang bisa mendrongkrak untuk mengoptimalkan kinerja carrefour.

3. Untuk mempererat hubungan dengan pelanggan agar lebih dekat carefour bisa memberikan sofenir atau yang lainnya untuk pembelian diatas 100.000 atau sesuai ketentuan perusahaan.

4. Dalam perekrutan karyawan disesuaikan dengan keberadaan carrefour setempat karena kaberadaan karyawan lokal akan lebih peka terhadap perilaku konsumen dari masyarakat setempat sehingga kebijakan-kebijakan yang di buat bisa sesuai dengan keinginan konsumen.

Daftar Pustaka

Kompas.com. Karyawan Carrefour Malang melakukan unjuk rasa. senin 4 januari 2010. 11 Desember 2010, 06.30 am

Kapan lagi.com, berita careefour .11 Desember 2010, 06.45 am

Google.com, Kartalog carrefour. 11 Desember 2010, 06.50 am

Carerfour.com .11 Desember 2010, 06.00 am

Browse »Home»KISAH SUKSES»Rahasia Dibalik Kesuksesan Chaerul Tanjung. 11 Desember 2010, 06.05 am

19 Apr 2010, Tanjung edwar dedy, Posted in: Peluang Usaha, Tags: Ritel UMKM (Carrefour utamakan UMKM). 11 Desember 2010, 06.15 am

Ilmi Bachrul, Di setiap gerai Carrefour dibentuk Pojok Rakyat, Republika 19 April 2010 11 Desember 2010, 06.39 am

...............Trans Corp Genggam 40% Saham Carrefour, Republika, Jumat, 16 April 2010. 11 Desember 2010, 07.30

Rachmat , Carrefour dan Monopoli Ritel. Kepentingan Siapa? 11 Desember 2010, 07.10 am

Jangan Lupa Beri Komentar yahcc...!!! Terima kasih atas Kunjungannya,, :-)

 
Design Downloaded from Free Website Templates Download | Free Textures | Web Design Resources